Jumat, 20 Februari 2015

Alamat & Nomer Tlp Penting Mojokerto

Alamat & Telp Kantor polisi di     Mojokerto

 01.    Polres Mojokerto, Jl. Bayangkara, no. 25. Telp. 199
02.    Polsek Sooko, Jl. Raya Sooko, desa Kedung Maling, Telp. 0321-322063
03.    Polsek Puri. Jl. Raya Puri, Telp. 0321-510591
04.    Polsek Mojosari, Jl. Hayam Wuruk, desa Wonokusumo, Telp. 0321-591397
05.    Polsek Ngoro,  Jl. Raya Ngoro. Telp. 0321-619700                
06.    Polsek Pungging, Jl. Raya Pungging, desa Tunggal Pager, Telp. 0321-591024
07.    Polsek Kutorejo, Jl. Raya Kutorejo, Telp. 0321-511222
08.    Polsek Pacet, desa Sajen, Telp. 0321-690213
09.    Polsek Gondang, Jl. Raya Gondang, Telp. 0321-510594
10.    Polsek Kemlagi, Jl. Raya Kemlagi, Telp. 0321-363257
11.    Polsek Jetis, desa Kupang, Telp. 0321-363478
12.    Polsek Dawar Blandong, Jl. Raya Dawar Blandong, Telp. 031-7921577
13.    Polsek Jatirejo, Jl. Raya Jatirejo, Telp. 0321-496750
14.    Polsek Trowulan, Jl. Raya Trowulan, Tlp. 0321-495850
15.    Polsek Bangsal, Jl. Raya Bangsal, Telp. 0321-326468
16.    Polsek Trawas, Jl. Raya Trawas, Telp. 0343-888057


Alamat & Tlp. Koramil di Mojokerto 

 01.    Koramil Trowulan,  Jl. Mojopahit no. 58,  Trowulan, Telp. 0321-496260
02.    Koramil Sooko, Jl. Raya Brangkal,  no. 56. Telp. 0321-392754
03.    Koramil Puri, Jl. Raya Puri, no. 13, Telp. 0321-510645
04.    Koramil Gedeg, Jl. Balai desa Pagerluyung, Telp. 0321-363759
05.    Koramil Kemlagi, Jl. Raya Kemlagi, no. 308, Telp. 0321-363755
06.    Koramil Jetis, Jl. Raya PB. Sudirman, no. 56, Telp. 0321-363527
07.    Koramil Dawar Blandong, Jl. Raya Dawar Blandong, no. 30. Telp. 031-792217
08.    Koramil Mojosari, Jl. Raya Hayam Wuruk, no. 31, Telp. 0321-591032
09.    Koramil Bangsal, Jl. Raya Bangsal no. 1, Telp. 0321-392369
10.    Koramil Pungging, Jl. Raya Pungging, Telp. 0321-592021
11.    Koramil Ngoro, Jl. Airlangga no. 100, Telp. 0321-619009
12.    Koramil Kutorejo, Jl. Mayjen Soemadi, no. 56, Telp. 0321-511212
13.    Koramil Dlanggu, Jl. Joko Tole, no.6, Telp. 0321-510178

        

Area pelayanan PLN Unit Mojokerto

 01.    Rayon Mojokerto, Jl. Jend. A Yani No.6, Mojokerto, (0321)-322706
02.    Rayon Jombang, Jl. KH. Wachid Hasyim No. 73, Jombang, (0321)-864419
03.    Rayon Ploso, Jl. Raya Ploso – Babat No. 3, Ploso, Jombang, (0321)- 885754
04.    Rayon Mojoagung, Jl. Raya Veteran No. 347, Mojoagung, (0321)-495022
05.    Rayon Mojosari, Jl. Pemuda no. 78, Mojosari, Mojokerto (0321)-596194
06.    Rayon Pacet, Jl. Komando Hayam Wuruk, Pacet, (0321)-690315
07.    Rayon Waru Jayeng, Jl. Basuki Rachmad No. 17, Waru Jayeng, Tanjung Anom, Nganjuk, (0358)-771690
08.    Rayon Nganjuk, Jl. Dr. Sutomo No. 54, Nganjuk, (0358)-326579
09.    Rayon Ngoro, Jl. Suropati No. 5, Ngoro, Jombang, (0321)-712404
10.    Rayon Kertosono, Jl. PB. Sudirman No.18, Kertosono, (0358)-551917





Minggu, 18 Januari 2015

Masjid Agung Al-Fattah Mojokerto

Masjid Agung Al-Fattah, Mojokerto 


Masjid Agung Al-Fattah didirikan oleh Bupati Mojokerto RAA Kromojoyo Adinegoro pada jaman Belanda, yaitu pada tanggal 7 Mei 1878.
Masjid Agung Al-Fattah letaknya sangat strategis berhadapan langsung dengan alun-alun Kota Mojokerto, berseberangan dengan kantor DPRD kabupaten Mojokerto. Tepatnya di tengah kota Mojokerto.
Pada 1 Mei 1932, masjid ini mengalami renovasi untuk kali pertama oleh Pendiri Comite Lit atau panitia pemugaran yang terdiri dari Bupati Kromojoyo Adinegoro dan diresmikan oleh M.Ng Reksoamiprojo, bupati IV - V pada 7 Oktober 1934.
Selanjutnya pada 11 Oktober 1966, masjid ini diperluas lagi oleh R Sudibyo, wali Kota Mookerto dan diresmikan pada 17 Agustus 1968. Perluasan ini dilakukan karena masjid sudah tidak bisa menampung jumlah jamaah yang meluber.
Setahun kemudian, tepatnya 15 Juni 1969 Bupati RA Basuni juga melakukan perluasan. Peresmian juga dilakukan pada tahun yang sama dibarengkan dengan peringatan 17 Agustus 1989.
Ternyata, setelah hampir 100 tahun berdiri, ternyata masjid ini tidak memiliki nama. KH Achyat Chalimy pengasuh Ponpes sabilul Muttaqin memberi nama masjid ini dengan nama Masjid Jamik Al Fattah.
Kemudian, pada 4 April 1986 ini, masjid Jamik Al Fattah dipugar oleh Wali Kota Mojokerto Moh Samiuddin sebagai pembangunan tahap I. Kemudian dilanjutkan dengan pemugaran tahap II yakni di lokasi sebelah timur atau depan masjid. Selanjutnya, pada masa pemerintahan wali kota ini pulalah istilah Masjid Jamik diganti dengan Masjid Agung Al Fattah Kota Mojokerto.
Bagi anda yang singgah di Kota Mojokerto ada baiknya untuk mampir dan sholat serta berdo’a di masjid ini, agar perjalanan wisata anda bisa selamat dan barokah, Amin !!!

Kamis, 15 Januari 2015

Candi Wringin Lawang Mojokerto



Candi Wringin Lawang,    Candi ini diperkirakan sebagai pintu gerbang utama untuk masuk ke komplek kerajaan Majapahit. Bentuknya berupa gapura belah (candi Bentar). Bangunan ini terbuat dari batu bata merah dengan ukuran tinggi 13,7 m panjang 13 m dan lebar 11m. Menurut cerita rakyat gapura Wringin Lawang merupakan salah satu gapura masuk ke alun-alun Mojopahit. Di dekat gapura dahulu juga dilengkapi dengan paseban, yaitu tempat menunggu bagi orang-orang yang akan sowan kepada raja. Candi ini dikenal dengan Candi Wringin Lawang, konon dulu didekat candi ini tumbuh dua pohon beringin berjajar yang besar. Candi ini terletak di Desa Jati Pasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.di tepi jalan raya Surabaya, Jombang mudah dijangkau baik dengan angkutan umum atau kendaraan pribadi baik mobil ataupun  motor.

Jumat, 10 Oktober 2014

Lukisan telur kulit 'MENANTI"

Alkisah dikisahkan tentang kisah kasih, menanti dalam penantian namun yang dinanti tidak merasa dinanti.

MENJAGA SANTAI

Lukisan berjudul "MENJAGA SANTAI"
CaT akrilik diatas kanvas
Ukuran ; 106,  72, 86, 57 Cm

Lukisan dengan ukuran lebar dan panjang kanvas yang tidak lazim inilah yang saat ini menjadi identitas karya asmosimo.

asmosimo@gmail.com

TULANG PUNGGUNG

Lukisan berjudul "tulang punggung"
Media ; kulit telur, cat akrilik di atas kanvas
ukuran ; 90 x 120 Cm
karya : asmosimo



TULANG PUNGGUNG

Begitu berat beban yang dipikul
beban berat diatas punggung
tulang punggung sudah terasa
warna sudah tak lagi sama

Tulang punggung
kini dan nanti
tulang punggung
takkan berhenti


( asmosimo@gmail.com )

Kamis, 09 Oktober 2014

TEMPAT TISUE "GUBUG" BATIK

Tempat tisue yang terkesan antik dan tradisional ini berbahan limbah.
Meskipun berbahan limbah kayu, kulit telur dan kain batik, namun masih sangat cocok untuk souvenir pernikahan, dipakai sendiri di meja makan maupun dijual kembali di toko kerajinan ( oleh-oleh ).


















Rp. 40.000 ( belum termasuk ongkos kirim )
hub. asmosimo@gmail.com

LAMPU TIDUR HIAS BATIK ( kotak )

Kerajinan lampu tidur hias, berbentuk kotak ini berbahan ;
Limbah kayu, kulit telur dan kain batik.

Bola lampu 5 watt ( lampu lombok )



































Rp. 40.000 ( belum termasuk ongkos kirim )
hub. asmosimo@gmail.com

Rabu, 08 Oktober 2014

Lampu tidur dan tempat HP flinstone

Lampu tidur dan tempat HP berbentuk mobil flinstone ini berbahan limbah kayu, kulit telur dan kain batik.

Bola lampu 5 watt (bolam lombok )
Rp. 60.000
asmosimo@gmail.com

Selasa, 07 Oktober 2014

KUrsi HP

Kursi untuk HP
Bahan limbah kayu, kulit telur dan kain batik.

Tempat aman tuk menaruh HP anda, sehingga anda mudah untuk mencarinya.

Cocok untuk souvenir pernikahan maupun souvenir acara yang lain.

Kerajinan tangan ini
terkesan antik dan tradisional.

Untuk pemesanan maupun pemasangan iklan silahkan hubungi:

asmosimo@gmail.com

Kami sangat senang bisa menjalin silaturahmi dengan anda!!!

Harga : Rp. 15.000. (blm termasuk ongkir)

Kamis, 04 April 2013

lukisan kulit telur+akrilik diatas kanvas

                                               LUKISAN
                                                "MIC ENCU"
                                                kulit telur+akrilik diatas kanvas
    

Lukisan kulit telur+akrilik diatas kanvas


Lukisan Kulit telur+akrilik diatas Kanvas


Kamis, 28 Maret 2013

UU anti kejujuran

(KKN, Kisah Kerajaan Nusasengsara; 3)
     Alkisah, sebuah kisah yang belum pernah dikisahkan. Disebuah kerajaan Nusasengsara, entah dimana. Rajanya hidup kaya raya namun tampak menderita. Rakyatnya sengsara namun masih bisa tertawa.
     Raja membuat Undang-Undang tanpa perlu persetujuan, baik dari bawahan apalagi rakyatnya. Namanya juga kerajaan.
     Undang-Undang anti kejujuran. Salah satunya pasal berbunyi; "Raja dan seluruh pegawai kerajaan, dilarang untuk berkata jujur, apabila ketahuan jujur, baik disengaja maupun tidak, maka Raja bisa dimaafkan. tetapi kalau bawahan ketahuan jujur, maka akan dihukum berdiri angkat satu kaki di alon-alon kerajaan, mulai pagi sampai sore hari.
     Raja ya Raja. bikin Undang-Undang ya seenaknya. La memang kisah ini memang tidak ada.
     Apabila ada rakyat yang tidak setuju, ya biar saja. Asal tidak mengerahkan masa. Apabila ketahuan mengerahkan masa maka bisa dianggap "kudeta". Raja ya Raja. Bikin Undang-Undang ya terserah. Memang kisah ini tidak pernah ada.




 

Kamis, 21 Maret 2013

Bawang Merah Bawang Putih

(KKN, Kisah Kerajaan Nusasengsa; 2)
     Alkisah disebuah kerajaan Nusasengsara, kerajaan yang subur, rakyatnya hidup sengsara namun masih bisa tertawa. Rakyatnya menderita namun bahagia.
     Harga bawang melambung tinggi. Rajapun seperti biasa, tidak bertindak cepat. Hanya mengeluh sambil mengelus dada.
     Tapi ada satu bawahan yang bertindak cepat. tanpa persetujuan raja ia menyelidiki kenapa harga bawang bisa melambung tinggi.     Hasil penyelidikan tidak ia laporkan kepada raja, takut dijadikan "komoditi politik". Tapi ia tulis disini, hasilnya ada 2:
  1. Kelangkaan bawang merah : Hal ini disebabkan penyalagunaan. Dimana banyak masyarakat yang menggunakan bawang merah sebagai sarana pengobatan alternatif, karena biaya rumah sakit mahal. Yaitu digunakan sebagai alat kerokan, dicampur dengan sedikit minyak goreng.
  2. Kelangkaan bawang putih : Hal ini juga disebabkan penyalahgunaan oleh masyarakat. Dimana banyak masyarakat yang menggunakan bawang putih sebagai sarana perdukunan. Salah satunya digunakan untuk mengusir "penampakan" misal; mengusir  vampir.

Rabu, 13 Maret 2013

RAJA tertawa

 (KKN, Kisah Kerajaan Nusasengsara; 1)
   Alkisah, sebuah kisah yang belum pernah dikisahkan. Ada sebuah kerajaan entah dimana adanya, kerajaan Nusasengsara. Rajanya bukan manusia juga bukan gorila.
     Kerajaan yang wilayahnya "subur" membuat rajanya makmur, kekayaan berlimpah. Para pembantunya, demikian juga, tak kurang suatu apa.
     Rakyatnya hidup sengsara, menderita, mencari makan saja susah.
     Raja yang berkelimang harta tidak pernah tertawa, atau tidak bisa tertawa. Hanya mengelus dada. Memikirkan rakyatnya atau harta keluarga. Sering berkeluh kesah.
     Rakyatnya menderita namun masih bisa tertawa, walau terpaksa atau dipaksa. Yang penting bisa tertawa.
     Suatu kisah yang sebenarnya biasa menjadi tidak biasa, saat sang raja tertawa. Suasana pasar yang diributkan oleh kenaikkan harga bawang tertutup oleh berita "raja tertawa". Seantero kerajaan menggema.
     Melihat rakyat gaduh, hanya gara-gara melihat raja tertawa, serta merta raja menggelar jumpa pers. Dengan gaya khasnya, mengelus dada, raja pun bertitah, "saya merasa prihatin akhir-akhir ini!"
Kegaduhan rakyat sudah semakin para, raja menjadi "takut".
     "atas informasi intelegen kerajaan, gara-gara saya tertawa," sambil mengelus dada,"Raja tertawa, diributkan! agar kegaduhan rakyat dikerajaan ini semakin terkendali maka saya rasa perlu menjelaskan duduk permasalahannya, agar tidak menjadi komoditas politik, dan dimanfaatkan pihak-pihak lain. Sebenarnya saya tidak tertawa, saya hanya mempertontonkan kawat gigi emas saya kepada rakyat."

(kisah ini hanya fiktif belaka, apabila ada kesamaan nama dan tempat memang disengaja)

Jumat, 08 Maret 2013

Sumur diladang

Bila ada sumur diladang
Boleh kita menumpang mandi
Bila ada umur panjang
Boleh kita berjumpa lagi
Tapi sekarang tidak ada sumur diladang
Terus saya numpang mandi sama siapa?

Selasa, 05 Maret 2013

ini halaman Pertama

     Alkisah seekor tikus ingin membuka rahasia sang kucing.
     "Ini halaman pertama," kata tikus penuh kenyakinan.
     "Ini halaman kedua," kata sang tikus mantap. "Halamam yang berisi daftar isi"
     Halaman ketiga, sang tikus sudah dimakan kucing.